Pesta Mahasiswa Fak.Hukum Pilih Ketua & Wakil Ketua Senat

FH, UNKRISNA. Belum lenyap euforia rakyat Indonesia menikmati kemenangan Pemilu Legislatif 2009, kini giliran mahasiswa Fak.Hukum UNKRISNA yang menggelar Pemilu Raya di kampusnya. Perangkat yang digunakan selama Pemilu Raya, dikemas dalam bingkai kesederhanaan. Maklum saja, ini Pemilu ala mahasiswa yang jauh dari kucuran dana yang berlimpah. Kendati demikian, Pemilu Raya yang digelar pada hari Senin (28/06) itu, telah mewakili nuansa demokratis yang ingin ditanamkan oleh BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa) dengan mengedepankan nilai-niali demikrasi.

Pemilu Raya Mahasiswa Fakultas Hukum Univ.Krisnadwipayana, berkesempatan memilih Ketua & Wakil Ketua SENAT. Secara garis besar, Pemilu Raya ini boleh dikatakan mereview Pemilu RI 2004 baru lalu. Peran KPU digantikan oleh KPUM, yakni Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa. Ada juga yang berfungsi sebagai Panwaslu, yakni mencatat beberapa pelanggaran kampanye yang telah dilakukan oleh peserta Pemilu Raya Mahasiswa FH UNKRISNA. Untuk Pemilu Raya ini, lokasi TPS di loby Fakultas dimana para mahsiswa akan lebih mudah untuk memberikan hak suara mereka sendiri. Dan yang berhak mencoblos di TPS, hanyalah mahasiswa reguler yang aktif dan tidak sedang cuti perkuliahan. Mahasiswa hanya cukup melihat DPT (Daftar Pemilih Tetap) atau menunjukkan bukti KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) dari yang melakukan pemungutan suara.

Mahasiswa pemilih akan dicocokkan dengan DPT mahasiswa yang telah direkap oleh tim KPUM. Kemudian, mahasiswa pemilih mendapatkan surat suara yang kemudian akan ia menyontreng dalam bilik suara. Bilik suarapun terlihat tak jauh beda dengan desain bilik Pemilu Legislatif baru lalu. Memungkinkan setiap pemilih mencoblos dengan aman. Pemilu Raya itu sendiri berlangsung mulai pukul 8.00 dan ditutup secara serentak pada pukul 13.00 waktu setempat. Usai mencoblos, mahasiswa memasukkan surat suara pada dua kotak yang disediakan.
Berikutnya, para mahasiswa wajib ditandai jemarinya dengan tinta oleh petugasKPUM.
Seperti telah disosialisasikan sebelumnya, bahwa Pemilu Raya FH Unkrisna kali ini akan memilih satu diantara 2 pasangan Capres-Cawapres. Mereka adalah Ajiz Budiman –M Andi Reza, dan Yuli Indra B- Nadifa As-segaf. Persainagan 2 kandidat ini merupakan 2 pasangan satu angkatan yaitu 07. Namun demikian, banyak kalangan mahasiswa yang merasa belum kenal dengan calon-calon yang disodorkan. Artinya, mereka merasa sosialisasi masih kurang. "Kita banyak yang buta sosok dan perilaku Capres-Cawapres itu," ujar Rahma , salah seorang mahasiswa pemilih. Tapi kami bangga, bahwa dengan kemampuan menggelar Pemilu ini telah menunjukkan kedewasaan mahasiswa Unkrisna dalam berdemokrasi.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa menegaskan bahwa Pemilu Raya ini dapat dipastikan akan mampu mewujudkan iklim keterbukaan dalam kampus. "Pemilu ini adalah momen yang menyerap aspirasi mahasiswa," ujar Leony. Menurutnya, semua ingin FH Unkrisna tidak terpecah-pecah dan jadi satu gerakan atau mengkotak-kotakan keberagaman ras. Jadi, Kami minta bangun program dalam satu kesatuan. Dan realisasikan program kerja yang telah disampaikan. Ditambahkan oleh mahasiswa FH Unkrisna ini, bahwa untuk periode 1 tahun ke depan, ada 3 hal yang harus dibangun. Pertama, kita butuh transparansi. Kedua, adanya peningkatan mutu kurikulum pendidikan. Dan yang terakhir, terciptanya pemenuhan fasilitas yang menunjang perkuliahan.

Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) FH UNKRISNA mengadakan kegiatan PemiluRaya untuk mengganti kepengurusan Senat yang telah berakhir masa baktinya. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 28 Juni 2009 dan terpilih sebagai Ketua Senat periode 2009-2010 adalah Yuli Indra.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar