22.12.09 Home Artikel Keajaiban angka 11 pada Kasus WTC & yang lain Keajaiban angka 11 pada Kasus WTC & yang lain

Peristiwa runtuhnya menara kembar WorldTrade Center di New York setelah dihantam dua pesawat penumpang pada 11 September 2001 masih menyisakan tanda tanya besar hingga kini. Selain pertanyaan krusial, seperti siapakah sesungguhnya aktor dibalik peristiwa tersebut? Apa motivasinya? Dan bagaimana pula negara sebesar AS bisa kecolongan? Bahkan beredar rumor, ada ‘pihak lain’ yang sengaja melakukan tindakan keji itu untuk membenturkan dunia Islam dan Barat.
Mulai dari rumor, isu, gosip, dugaan, hingga berbagai analisis dikemukakan, tapi sampai sekarang tragedi WTC 9/11 tetap menjadi misteri yang belum terungkap. Meski pemerintah AS telah menetapkan pelakunya (tewas bersama pesawat tersebut) dan mengindikasikan sang aktor intelektual adalah Osama Bin Laden, namun masih banyak kalangan yang sangsi bahwa Bin Laden benar-benar berada dibalik aksi serangan mematikan itu. Terlepas dari pengakuan Osama Bin Laden yang mengaku bertanggung jawab pasca tragedi itu terjadi.

Yang menarik, tragedi ini juga dicermati oleh para pemerhati numerologi dan pemerhati simbol-simbol di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Beberapa kalangan malahan yakin bahwa angka-angka atau simbol-simbol yang mengiringi tragedi 9/11, bukanlah kebetulan belaka, melainkan sudah ‘dirancang’.
Nah, setelah ditelusuri dan (mungkin) sedikit dipaksa, angka 11 ternyata banyak sekali terdapat di seputar tragedi 9/11. Contohnya berikut ini, :
1. WTC terletak di “New York City”, huruf dalam tulisan kota ini berjumlah 11
2. New York adalah negara bagian AS dengan nomor urut ke 11
3. Bentuk gedung menara kembar WTC membentuk angka 11
4. WTC memiliki julukan “Sky****pers” jumlahnya hurufnya juga 11
5. Jumlah lantai di masing-masing gedung WTC adalah 110 lantai (11 + 0 = 11)
6. Tragedi terjadi pada tanggal 11 September (9) hingga kalau digabung menjadi 1 + 1 + 9 = 11
7. Dua Pemimpin yang berkuasa dan memiliki keterkaitan erat dengan tragedi ini adalah
1. George W Bush = 11 huruf
2. Ariel Sharon = 11 huruf
8. Negara pertama yang menjadi sasaran dan soroton Amerika adalah Afghanistan, jumlah hurufnya juga 11
9. Pesawat terbang yang pertama kali menabrak gedung WTC, menurut data mengangkut 92 orang penumpang. Jika dijumlah angka 9 + 2 hasilnya 11.
10. Pesawat kedua yang menyusul menabrak gedung WTC, menurut data mengangkut 65 penumpang. Jika angka 65 dijumlahkan menjadi : 6 + 5 = 11
11. Seluruh penumpang pada keempat pesawat yang menyerbu AS pada 9/11 berjumlah 254 orang, jika ketiga angka ini dijumlahkan menjadi, 2 + 5 + 4 = 11
12. Tiga tahun setelah tragedi WTC, tepatnya tanggal 3/11/2004 terjadi pengeboman di kota Madrid. Deretan angka 3/11/2004 jika dijumlahkan menjadi 3 + 1 + 1 + 2 + 4 = 11. Dan uniknya, pengeboman di kota Madrid terjadi pada hari ke 911 sejak terjadi tragedi WTC, 9 11 jika dijumlahkan hasilnya : 9 + 1+1 = 11.
13. Dan pada terjadinya serangan tersebut adalah hari ke 254 hari kalender dalam satu tahun, jika dihitung 2 + 5 + 4 = 11

Seberapa ‘ngerinya’ kah angka 11 ini, hingga secara sengaja atau tidak, menjadi angka paling dekat dengan tragedy 9/11?
Pendiri Gereja Setan (GS) Anton LaVey, memilih angka 11 ketika dirinya menyusun 11 Pasal Setan di Bumi (The Eleven Satanic Rules of The Earth).
Dalam ilmu astrologi, angka 11 biasanya menunjukkan Pemimpin. Angka 11 juga merepresentasikan dosa, pelanggaran, dan resiko. Jika angka 10 melukiskan kesempurnaan, maka angka 11 menyimbolkan sesuatu yang lebih sempurna. Jika dipisah ( 1 + 1 = 2 ) maka akan ditemukan sebuah dualitas yang saling berhadapan : Lucifer Dan Tuhan.
Nah penemuan menarik juga dikemukakan dan ditulis oleh berbagai blog di internet. Yakni tentang salah satu kode penerbangan pesawat yang menabrak WTC. Pesawat tersebut berkode penerbangan Q33NY.
Entah bagaimana mulanya mereka kemudian mengutak-atik nomor tersebut dengan menggunakan salah satu fungsi pengganti huruf di MS Word, jika kode Q33NY tersebut di lihat/diganti dengan tipe huruf Wingding maka hasilnya adalah : gambar pesawat menghantam dua bangunan dengan gambar tengkorak dan lambang bendera Israel

7 Cyber Crime Terbesar Di Dunia

Kejahatan di dunia maya (cyber crime) sekarang berada di urutan kedua setelah kejahatan narkoba, baik dilihat dari nilai keuntungan materi yang diperolehnya, maupun kerugian dan kerusakan bagi para korbannya.

Meskipun beritanya sudah berulangkali disiarkan oleh media, tampaknya ketiadaan kesadaran publik menjadi keuntungan bagi pihak pencuri-pencuri itu, dan hal ini dibuktikan oleh fakta bahwa banyak orang masih bisa dicuri hanya dengan trik-trik online yang sederhana. Sebagian situs menggiring anda melalui suatu lika-liku implementasi digital paling berbahaya di dunia, maka berhati-hatilah dengan kegiatan online anda.

Berikut ini adalah 7 besar kriminal-kriminal di dunia maya, meskipun nama-nama mereka adalah samaran, tapi mereka nyata adanya.

1. Kodiak
Tahun 1994, Kodiak mengakses rekening dari beberapa pelanggan perusahaan besar pada bank utama dan mentransfer dana ke rekening yang telah disiapkan oleh kaki tangan mereka di Finlandia, Amerika Serikat, Jerman, Israel dan Inggris. Dalam tahun 2005, dia dijatuhi hukuman dan dipenjara selama tiga tahun. Diperkirakan Kodiak telah mencuri sebesar 10,7 juta dollar.

2. Don Fanucci
Di usia 15 tahun, Don Fanucci melakukan suatu rangkaian serangan pada bulan Februari 2000 terhadap beberapa situs web komersil ber-traffick tinggi. Dia dihukum tahanan kota di tempat tinggalnya, Montreal, Quebec, pada 12 September 2001 selama delapan bulan dengan penjagaan terbuka, satu tahun masa percobaan, pembatasan pemakaian Internet, dan denda. Kerusakan ekonomi secara global sebagai akibat serangan-serangannya itu diyakini mencapai 7,5 juta hingga 1,2 milyar dollar.

3. Pox
Salah satu pencipta virus e-mail “Love Bug” (iloveyou), Pox, diduga telah menginfeksi dan melumpuhkan lebih dari 50 juta komputer dan jaringan pada 4 Mei 2000. Virus tersebut juga menyerang komputer-komputer milik Pentagon, CIA dan organisasi-organisasi besar lainnya dan menyebabkan kerugian berjuta-juta dolar akibat kerusakan-kerusakan. Karena Pilipina tidak mempunyai undang-undang yang melawan kejahatan hacking komputer, Fox tidak pernah didakwa atas kejahatan-kejahatannya.

4. Mishkal
Mishkal dituduh sebagai salah satu godfather pemalsu kartu kredit di Eropa Timur. Dia dan rekanan-rekanannya dituduh memproduksi secara masal kartu kredit dan debet palsu. Pada satu titik, mereka dilaporkan memiliki pendapatan hingga 100.000 dollar per hari. Dia ditangkap namun kemudian dibebaskan setelah enam bulan ditahan, dan dengan segera dicarikan kedudukan di pemerintahan Ukrainia – sebuah posisi yang akan memberikan kepadanya kekebalan otomatis dari penuntutan lebih lanjut.

5. The Wiz dan Piotrek
The Wiz, 23 tahun, dan Piotrek, 27 tahun, dari Chelyabinsk, Rusia, dihukum untuk sejumlah tuntutan perkomplotan, berbagai kejahatan komputer, dan penipuan mengikat melawan lembaga-lembaga keuangan di Seattle, Los Angeles dan Texas. Di antaranya, mereka mencuri database dari sekitar 50.000 kartu kredit. Keduanya didenda dan dihukum sedikitnya tiga tahun penjara.

6. Roper, Red_Skwyre, dan Dragov
Tiga orang ini adalah inti dari jaringan kejahatan dunia maya dengan memeras uang dari bank-bank, Kasino-kasino internet, dan berbagai bisnis berbasis web lainnya. Strategi mereka sederhana, yakni meng-hack dan menahan proses transaksi rekening untuk sebuah tebusan sebesar 40.000 dollar. Didakwa menyebabkan kerusakan langsung lebih dari 2 juta poundstarling dan kerusakan-kerusakan tidak langsung sekitar 40 juta poundstarling. Dalam bulan Oktober 2007, trio itu dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.

7. Bandit
Bandit memanipulasi kira-kira 500.000 komputer dan menyewakannya untuk aktivitas kejahatan. Dia ditangkap pada bulan November 2005 dalam sebuah operasi FBI, dan dihukum 60 bulan penjara, dan diperintahkan untuk menyerahkan sebuah mobil mewahnya seharga 58.000 dollar yang berasal dari hasil kejahatannya. Dia juga diperintahkan untuk membayar 15.000 dollar sebagai ganti rugi kepada pemerintah Amerika Serikat untuk komputer-komputer militer yang terinfeksi.

sumber: http://www.mypepito.info/2009/12/7-cyber-crime-terbesar-di-dunia.html

Pesta Mahasiswa Fak.Hukum Pilih Ketua & Wakil Ketua Senat

FH, UNKRISNA. Belum lenyap euforia rakyat Indonesia menikmati kemenangan Pemilu Legislatif 2009, kini giliran mahasiswa Fak.Hukum UNKRISNA yang menggelar Pemilu Raya di kampusnya. Perangkat yang digunakan selama Pemilu Raya, dikemas dalam bingkai kesederhanaan. Maklum saja, ini Pemilu ala mahasiswa yang jauh dari kucuran dana yang berlimpah. Kendati demikian, Pemilu Raya yang digelar pada hari Senin (28/06) itu, telah mewakili nuansa demokratis yang ingin ditanamkan oleh BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa) dengan mengedepankan nilai-niali demikrasi.

Pemilu Raya Mahasiswa Fakultas Hukum Univ.Krisnadwipayana, berkesempatan memilih Ketua & Wakil Ketua SENAT. Secara garis besar, Pemilu Raya ini boleh dikatakan mereview Pemilu RI 2004 baru lalu. Peran KPU digantikan oleh KPUM, yakni Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa. Ada juga yang berfungsi sebagai Panwaslu, yakni mencatat beberapa pelanggaran kampanye yang telah dilakukan oleh peserta Pemilu Raya Mahasiswa FH UNKRISNA. Untuk Pemilu Raya ini, lokasi TPS di loby Fakultas dimana para mahsiswa akan lebih mudah untuk memberikan hak suara mereka sendiri. Dan yang berhak mencoblos di TPS, hanyalah mahasiswa reguler yang aktif dan tidak sedang cuti perkuliahan. Mahasiswa hanya cukup melihat DPT (Daftar Pemilih Tetap) atau menunjukkan bukti KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) dari yang melakukan pemungutan suara.

Mahasiswa pemilih akan dicocokkan dengan DPT mahasiswa yang telah direkap oleh tim KPUM. Kemudian, mahasiswa pemilih mendapatkan surat suara yang kemudian akan ia menyontreng dalam bilik suara. Bilik suarapun terlihat tak jauh beda dengan desain bilik Pemilu Legislatif baru lalu. Memungkinkan setiap pemilih mencoblos dengan aman. Pemilu Raya itu sendiri berlangsung mulai pukul 8.00 dan ditutup secara serentak pada pukul 13.00 waktu setempat. Usai mencoblos, mahasiswa memasukkan surat suara pada dua kotak yang disediakan.
Berikutnya, para mahasiswa wajib ditandai jemarinya dengan tinta oleh petugasKPUM.
Seperti telah disosialisasikan sebelumnya, bahwa Pemilu Raya FH Unkrisna kali ini akan memilih satu diantara 2 pasangan Capres-Cawapres. Mereka adalah Ajiz Budiman –M Andi Reza, dan Yuli Indra B- Nadifa As-segaf. Persainagan 2 kandidat ini merupakan 2 pasangan satu angkatan yaitu 07. Namun demikian, banyak kalangan mahasiswa yang merasa belum kenal dengan calon-calon yang disodorkan. Artinya, mereka merasa sosialisasi masih kurang. "Kita banyak yang buta sosok dan perilaku Capres-Cawapres itu," ujar Rahma , salah seorang mahasiswa pemilih. Tapi kami bangga, bahwa dengan kemampuan menggelar Pemilu ini telah menunjukkan kedewasaan mahasiswa Unkrisna dalam berdemokrasi.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa menegaskan bahwa Pemilu Raya ini dapat dipastikan akan mampu mewujudkan iklim keterbukaan dalam kampus. "Pemilu ini adalah momen yang menyerap aspirasi mahasiswa," ujar Leony. Menurutnya, semua ingin FH Unkrisna tidak terpecah-pecah dan jadi satu gerakan atau mengkotak-kotakan keberagaman ras. Jadi, Kami minta bangun program dalam satu kesatuan. Dan realisasikan program kerja yang telah disampaikan. Ditambahkan oleh mahasiswa FH Unkrisna ini, bahwa untuk periode 1 tahun ke depan, ada 3 hal yang harus dibangun. Pertama, kita butuh transparansi. Kedua, adanya peningkatan mutu kurikulum pendidikan. Dan yang terakhir, terciptanya pemenuhan fasilitas yang menunjang perkuliahan.

Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) FH UNKRISNA mengadakan kegiatan PemiluRaya untuk mengganti kepengurusan Senat yang telah berakhir masa baktinya. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 28 Juni 2009 dan terpilih sebagai Ketua Senat periode 2009-2010 adalah Yuli Indra.

FINANCIAL FREEDOM ala Tukang Becak & BosStarbucks

THINK OUT OF THE BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit dan bumi. Berapa besar space yang ada “di dalam box” tsb? Relatif Berapa besar space yang ada “di luar box” tsb? WOW! No Limit

Coba kita lupakan segenap teori canggih dunia entrepreneurship (ttg modal usaha, skill, keberanian untuk memulai usaha, dst,dst). Sementara banyak orang yang masih harus bergelut dalam kesibukan bisnis setiap hari setelah 10 tahun berbisnis, mari kita simak kisah ilustrasi seorang Udin tamatan SD yang sudah mencapai “financial freedom” setelah bekerja hanya lebih kurang 5 tahun saja, dgn “passive income” Rp. 9 juta/bulan !!!

Berikut Histori Financial Freedom si Bos Becak ini
Becak ke-1 :
==> Udin memiliki becak motor dengan penghasilan bersih Rp. 60,000/hari
(bekerja dari pagi hingga larut malam). Biaya hidupnya sekitar Rp.
30,000/hari. Lalu ia berjuang utk konsisten menabung Rp. 30,000/hari.
Dalam tempo 400 hari, ia mampu membeli becak kedua yang harganya Rp. 12
juta/unit.

Becak Ke-2 :
==> Ia sewakan becak keduanya dengan tarif Rp. 30,000/hari.
Sementara ia tetap menarik becak pertamanya. Sekarang ia bisa menabung Rp.
60,000/hari. Dalam tempo 200 hari, ia mampu membeli becak ketiga.

Becak Ke-3 :
==> Ia sewakan becak ketiganya, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
90,000/hari. Dalam tempo 134 hari, ia membeli becak ke-4.

Becak Ke-4 :
==> Ia sewakan becak tsb, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
120,000/hari. Dalam tempo 100 hari, ia membeli becak baru lagi.

Becak Ke-5 :
==> Ia sewakan becak tsb, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
150,000/hari. Dalam tempo 80 hari, ia membeli becak baru lagi.

Becak Ke-6 :
==> Ia sewakan becak tsb, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
180,000/hari. Dalam tempo 67 hari, ia membeli becak baru lagi.

Becak Ke-7 :
==> Ia sewakan becak tsb, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
210,000/hari. Dalam tempo 57 hari, ia membeli becak baru lagi.

Becak Ke-8 :
==> Ia sewakan becak tsb, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
240,000/hari. Dalam tempo 50 hari, ia membeli becak baru lagi.

Becak Ke-9 :
==> Ia sewakan becak tsb, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
270,000/hari. Dalam tempo 45 hari, ia membeli becak baru lagi.

Becak Ke-10 :
==> Ia sewakan becak tsb, sehingga sekarang ia mampu menabung Rp.
300,000/hari. Dalam tempo 40 hari, ia membeli becak baru lagi.

Setelah becak ke-10, ia berhenti menarik becak. Ia sewakan becak
pertamanya ke orang lain. Ia lalu menggaji seorang “mandor” untuk
mengurusi ke-10 becaknya. Ia PENSIUN. Kini ia menikmati penghasilan Rp. 300,000/hari, atau Rp. 9 juta/bulan (sebelum potong gaji sang mandor). Jika ditotal semua usahanya tsb hanya dicapai dalam tempo 3,2 TAHUN SAJA.

============ =======
Tentu saja ini cuma sebuah ilustrasi, dengan menarik garis lurus dari
sebuah bisnis. Katakanlah dalam tempo 10 tahun (bukan 3,2 tahun seperti dalam ilustrasi), sang TUKANG BECAK mampu mencapainya. Ini LOGIS, dan itu bisa terjadi.

Berapa banyak TUKANG BECAK di dunia yang seperti itu? Mungkin 1 banding 10 juta. Tetapi tetap masih ADA.

Berapa banyak TUKANG BECAK di dunia yang menjadi tukang becak seumur hidupnya dan terus hidup susah? Buanyyaaak sekali.

============ =========
Sekarang bandingkan dengan banyak profesional berpendidikan jauh lebih tinggi (sarjana) atau bandingkan dengan para pengusaha yang masih harus bergelut dengan kesibukan mencari nafkah setiap hari tanpa rumus jitu ini. Kontras sekali bukan…. Dan saya yakin pembaca kisah ini tidak tamatan SD, tapi tamatan min SMA

THINK OUT OF THE BOX. Perbedaannya akan bagaikan langit dan bumi.

Kunci kesuksesannya terletak pada “DUPLIKASI”.

Ini rahasianya : “JALANKAN BISNIS YANG MUDAH DI DUPLIKASIKAN, DAN TIDAK PERLU KETERLIBATAN KITA SECARA PENUH DALAM BISNIS TERSEBUT”.
Contoh : ikuti bisnis franchise yang berpotensi, beli asset lalu sewakan, dst. ATAU dengan cara si Udin Bos Becak terlebih dahulu.
KUNCI UTAMA LAINNYA adalah : HIDUP HEMAT PADA AWALNYA UNTUK MENABUNG , UANG TABUNGANNYA DI INVESTASIKAN UNTUK MODAL TAMBAHAN, LAKUKAN TERUS BERULANG-ULANG, SETELAH PENGHASILANNYA SUDAH CUKUP BESAR, BARULAH HIDUP BERSENANG-SENANG, tuntunya setelah BERBAGI ke SESAMA (ZISWaf). & BANYAK CARA untuk menDUPLIKASI usaha…Apapun bentuk usahanya…

============ ========= ========
Mari berhitung matematika …
Jika Kita diberikan 2 option kontrak kerja / kontrak bisnis berikut ini,
mana yang Kita pilih ?

1). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan/ bulan Rp. 100 juta.
2). Kontrak 2 tahun, tidak dpt dibatalkan, penghasilan di bulan pertama cuma Rp. 1000, tapi berlipat dua setiap bulan.

Pilih mana ????

Jawabannya :

Option I : Penghasilan Rp. 100 juta/bln x 24 bln = Rp. 2,4 Milyar

Option II :
Bulan ke-1 : Rp. 1000
Bulan ke-2 : Rp. 2 ribu
Bulan ke-3 : Rp. 4 ribu
Bulan ke-4 : Rp. 8 ribu
Bulan ke-5 : Rp. 16 ribu
Bulan ke-6. Rp. 32 ribu
Bulan ke-7 : Rp. 64 ribu
Bulan ke-8 : Rp. 125 ribu
Bulan ke-9 : Rp. 250 ribu
Bulan ke-10: Rp. 500 ribu
Bulan ke-11: Rp. 1 juta
Bulan ke-12: Rp. 2 juta
Bulan ke-13: Rp. 4 juta
Bulan ke-14: Rp. 8 juta
Bulan ke-15: Rp. 16 juta
Bulan ke-16: Rp. 32 juta
Bulan ke-17: Rp. 64 juta
Bulan ke-18: Rp. 128 juta
Bulan ke-19: Rp. 256 juta
Bulan ke-20: Rp. 512 juta
Bulan ke-21: Rp. 1 milyar
Bulan ke-22: Rp. 2 milyar
Bulan ke-23: Rp. 4 milyar
Bulan ke-24: Rp. 8 milyar

Jika Kita pilih option I, Kita kecolongan hampir 6 MILYAR !!!

Kita hanya diajari oleh guru di sekolah tentang teori2 Albert Eintein spt rumus kekuatan bom atom spt “E=MC2″, dst.
Tetapi tidak diajarkan bahwa “kekuatan duplikasi” juga dikagumi oleh
Albert Eintein, ilmuwan paling cemerlang abad 20, ia mengatakan “KEKUATAN DUPLIKASI ADALAH KEAJAIBAN DUNIA YANG KE DELAPAN”.
Padahal 15 abad yang lalu Al-Qur’an telah mengajarkan hukum “Duplikasi” ini meski dalam kontek beramal. Namun terbuka juga diaplikasikan dalam kontek berbisnis, apalagi jika hasil keuntungan bisnis digunakan untuk beramal.

Firman Allah SWT : “Perumpamaan orang2 yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir “1″ benih yang menumbuhkan tujuh “7″ bulir, pada tiap2 bulir seratus “100″ biji. Allah MELIPATGANDAKAN (ganjaran/keuntungan) bagi siapa yang Dia kehendaki (yang berusaha keras & cerdas,pen). Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah : 261)

FINANCIAL FREEDOM ALA HOWARD SCHULTZ (pemilik Starbucks)?

Bayangkan seorang pengusaha jenius sekaliber Schultz (ia baru dijuluki pengusaha jenius setelah sukses, tetapi saat pertama kali menawarkan ide bisnis menjual segelas kopi seharga puluhan ribu rupiah, ia diteriakin GILA dan ditolak ratusan orang). Ia mampu mengubah produk komoditas murah (kopi) menjadi produk eksklusif (customer-experience) berharga luar biasa mahal. Ia pandai pula mendapatkan dana segar nan murah melalui GO PUBLIC.
Ia pandai pula memanfaatkan media sebagai “public relation” untuk mempromosikan Starbucks. Ia pandai pula membangun partnership dgn perusahaan global spt Pepsi, dst.
Hasilnya LUAR BIASA. Dengan kekuatan “KONSEP DUPLIKASI”, kedai kopi pertama yang dibangun Schultz tahun 1985, menjelma menjadi lebih dari 10,000 toko di tahun 2006, tersebar di seluruh dunia. Dan terus berlipat GANDA setiap tahun sampai sekarang…
Schultz lalu memutuskan untuk PENSIUN. Di tahun 2000, ia menggaji seorang “mandor” utk mengurus jaringan Starbucks nya di seluruh dunia. Tentu saja sang mandor disebut dengan istilah keren “CEO” bernama Orin C. Smith.

Baik sang TUKANG BECAK maupun SCHULTZ sama2 mencapai “financial freedom”.
Yang satu pencapaiannya hanya kelas regional, yang satu lagi kelas global…

Sedangkan milyaran penduduk dunia tidak pernah mencapai “financial freedom”, walaupun hanya di kelas regional saja…

============ ======
Bila sang TUKANG BECAK tamatan SD mampu melakukannya, maka seorang tamatan S1 secara logika pasti bisa melakukannya dengan hasil 3 kali lipat lebih banyak (SD ke S1 kan ada 3 tahap, yakni SMP, SMU, baru Universitas).

Mari kita ambil hikmahnya. Seandainya salah satu dari kita bisa
memanfaatkan hikmah tsb dgn TAKE ACTION, semoga financial freedom bisa tercapai dalam 5 tahun mendatang…

Sehingga Visi menjadi Muslimiliardermawan jadi kenyataan…

Setiap Muslim harus menjadi Miliardermawan…

Kalau bukan kita yang Miliardermawan, masa harus mereka ?

Ingat, untuk menjadi Miliardermawan tidak mengenal batas, kasta bahkan agama… SEJARAH TELAH MEMBUKTIKANNYA !

Namun tuk menjadi Dermawan tidak harus menunggu menjadi Miliarder buka ?!…

Tips menjawab 18 pertanyaan tersulit wawancara pekerjaan

Tips menjawab 18 pertanyaan tersulit wawancara pekerjaan
Sudah bukan rahasia lagi kalau interview atau wawancara pekerjaan bisnis internet merupakan hal paling kritikal untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Karena itu, tentu Anda tahu bahwa Anda harus mempersiapkan diri Anda seprima mungkin, baik fisik dan mental. Ketok kali ini akan memberi Anda tips untuk menghadapi delapan belas pertanyaan yang paling umum dan tersulit dalam sebuah wawancara pekerjaan.

1. Beritahukan kami tentang diri Anda?

Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.

2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?

Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti "Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini". Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.

3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?

Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan

4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?

Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.

5. Mengapa kami harus merekrut Anda?

Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.

6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?

Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.

7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?

Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.

8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?

Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.

9. Berapa lama Anda akan bersama kami?

Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.

10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?

Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.

11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?

Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.

12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?

Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.

13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?

Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.

14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?

Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.

15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?

Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.

16. Berapa gaji yang Anda minta?

Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.

17. Apa target jangka panjang Anda?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.

18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?

Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu.

Pers Mahasiswa “Aset Yang Terkubur”

Pers Mahasiswa “Aset Yang Terkubur”
Mariam Sesa

Salah satu bidang yang paling dominan dalam mempengaruhi perkembangan era globalisasi adalah bidang informasi dan komunikasi (Kenichi Ohhmae).
Era globalisasi yang semakin semarak, yang ditandai dengan semakin kaburnya batas-batas antar Negara walaupun secara factual batas-batas tersebut masih ada. Bidang yang paling gencar melakukan terobosan-terobosan menuju era globalisasi adalah bidang informasi dan komunikasi. Maka tidak heran apabila saat ini banyak menjamur berbagai media massa baik cetak maupun elektronik.
Berbicara masalah media informasi dan komunikasi, tentunya sebagai seorang mahasiswa kita tidak terlepas dari apa yang disebut dengan Pers kampus atau Pers mahasiswa. Pers Mahasiswa, apapun bentuk dan jenis medianya, tentunya hadir denganm muatan nilai ideologis tertentu. Kata pers barangkali bukan menu asing lagi bagi anak-anak komunikasi. Tapi, bagi saya pribadi pers adalah sebuah sungguhan yang aneh bagi lidah saya yang nota bene seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi yang tiap hari disuapin dengan bahasa dan istilah-istilah ekonomi.
Dua tahun yang lalu, saya mulai belajar untuk mengenal menu hidangan dengan sebutan pers. Sebagai seorang mahasiswa jurusan ekonomi tentunya ini memberikan tantangan tersendiri bagi saya, setelah dua tahun saya mencoba untuk belajar mengunyah makanan yang bertajuk pers, setidaknya telah mendorong naluri saya untuk lebih dalam menggeluti bidang jurnalistik ini.
Dunia pers memang dunia yang syarat dengan tantangan, dimana kita dituntut mampu untuk menuangkan ide dan gagasan kita secara tekstual dan sistematis. Sebenarnya banyak manfaat yang bisa kita peroleh dengan menggeluti dunia pers ini, bagi seorang mahasiswa, aktivitas pers ini dapat melatih mahasiswa untuk mampu menulis, dapat berfikir secara sistematis, meningkatkan kemampuan daya analisa mahasiswa agar mampu memberikan ide-ide kretif solutif atas segala permasalahan yang ada.

Sayangnya, kesempatan seperti ini banyak yang tidak menyadarinya, sehingga yang ada ketika pembuat karya ilmiah (Skripsi, Makalah, Tugas Akhir)banyak yang hanya menjiplak dari para seniornya terdahulu atau yang lebih parah lagi apabila mereka hanya harus mengeluarkan jutaan rupiah untuk membeli karya ilmiah buatan salah satu dosennya.
Manfaat lain bagi seorang dosen, dunia jurnalistik dapat membantu dosen/pengajar untuk menyebarkan ide-ide atau gagasannya tentang berbagai hal, banyak dosen yang hanya menjadi distributor kurikulum saja atau ada yang hanya menjadi beo dari hasil karya orang lain- kalau yang ini anak SD juga bisa, asalkan tau baca tulis- selain itu media pers ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana barter pengalaman dan informasi antara dosen dengan mahasiswa tentang pelbagai persoalan.
Soe Hoek Gie seorang tokoh pemuda yang gemar menulis yang masih hangat diperbicarakan dalam tiap-tiap diskusi diberbagai kalangan intelektual. Banyak tokoh yang lahir dan besar lewat karya-karyanya dalam bentuk tulisan yang menjadi bukti sejarah peradaban manusia. Sangat disayangkan sekali jika asset berharga ini terlupakan dan dibiarkan terkubur dalam kegelimangan dan pole hedonisme dunia modern yang syarat dengan kepentingan-kepentingan pragmatis demi kepuasan dan predikat social semata.
Dengan tulisan ini saya ingin menyampaikan salut pada rekan-rekan pers mahasiswa yang dengan kretif mencoba untuk menghangatkan kembali kiprah pers mahasiswa, semoga apa yang kalian kerjakan selalu menjadi rahmat bagi semesta alam. Bravo pers mahasiswa[]

Anatomi

Ketidakberdayaan TKI
Oleh Eny haryati

Apapun yang terjadi sebagai kenyataan, aku tak kuasa lari darinya, dari belenggu ketidak berdayaan… adalah ketidak berdayaan dalam melawan kejamnya hidup dan penghidupan. Aku tak berdaya saat ada di negeri sendiri. Aku juga tak berdaya ada di negeri orang. Kini aku benar-benar tak berdaya… melawan perburuan dan geriliya 500.000 pasukan. Aku, tak berdaya...!
“TAK BERDAYA”. Itulah kata kunci yang dapat menggambarkan kondisi nyata ratusan ribu tenaga kerja Indonesia illegal yang kini berada di Malaysia. Menurut pemerintah Malaysia, kini sedikitnya 800.000 tenaga kerja illegal masih tinggal di sana. Dari jumlah itu, sekitar 450.000 orang diperkirakan dari Indonesia, jumlah ini telah dikurangi tenaga kerja Indonesia (TKI) illegal yang pulang pada masa pengampunan (amnesti) dan Oprasi Nasihat 2005.
` pasca amnesti dan Oprasi Nasihat, pekerja illegal harus menghadapi Operasi Tegas yang diberlakukan 1 marer 2005. untuk itu, Malaysia menyiagakan 500.000 petugas yang siap memburu pekerja illegal. Drama perjalanan TKI, khususnya TKI illegal yang mengadu nasib ke Malaysia layak dipahami sebagai “balada penyandang derita” . mereka pahlawan devisa yang sengsara oleh kejamnya dunia.

Kebangkitan TKI
Kepergian mereka ke luar negeri sebenarnya didorong oleh keinginan untuk mengubang hidup dan penghidupan, karena di negeri sendiri tidak tersedia lapangan pekerjaan. Mereka tak tahan dengan kemiskinan yang mencekam. Merka lelah hidup dalam kecingkrangan dan serab kekurangan. Mereka ingin “melukis “ masa depan baru bagi dirnya sendiri dan keturunannya. Mereka pun memutuskan untuk pergi, bermodal tekad dan nyali, tanpa berpikkir panjang tentang aturan hukum dan regulasi, lantaran mereka tidak mengerti.

Tekad mereka untuk meninggalkan kampung halaman menuju negeri orang ditangkap sebagai peluang strategis oleh orang-orang opertunis. Para calo, pialang tenaga kerja, dan mereka yang mengaku sebagai mediator amat cerdas dalam mengambil kesempatan.
Dengan memerankan diri sebagai “dewa penolong”, sang calo membuka praktik “penyembelihan” calon TKI. Tak pelak jika mafia calo TKI akhirnya tampil sebagai unit bisnis “ Ladang Basah” di negeri ini.
Dari sini kita dapat memahami, betapa saat calon TKI memutuskan untuk berangkat ke luar negeri, mereka tak berdaya ( karena serba tidak mengerti apa-apa) harus berhadapan dengan ulah calo. Pada tahap ini mereka benar-benar menjadi “ sapi perah” bagi calo TKI. Untuk keperluan itu tidak jarang mereka harus menjual atau manggadaikan aset yang mereka miliki.

Melawan Majikan
Kendati keberadaan TKI illegal di Malaysia disebut “pendatang haram”, tidak sedikit orang yang mengambil keuntungan mereka.
Sejumlah besar majikan menggunakan jasa mereka sebab mereka yang ber-etos kerja tinggi, mau bekerja dalam jam kerja panjang, mau dibayar relative murah, dan memiliki posisi tawar yang rendah tentu menguntungkan majikan.
Oleh karena itu, fenomena hubungan majikan-TKI dapat dipahami sebagai hubungan “pengisapan”. Yang sarat kesewenagan, baik yang terjadi dalam hubungan social kemanusiaan maupun hubungan bisnis berkait keuangan.
Menyadari lemahnya posisi tawar TKI illegal, sejumlah majikan “nakal” lalu mengambil aksi untuk menunda pemberian gaji, bahakan tidak memberikan gaji sama sekali. Langkah TKI illegal yang bekerja sebagai buruh bangunan di kawasan Flora Damansara, Selangor, untuk tidak mau meninggalkan Malaysia sebelum majikan mereka membayar gaji mereka yang tidak diberiakan sejak desember 2004 merupakan salah satu indikasi, ketidak berdayaan juga juga terjadi dalam hubungan kerja TKI dan para majikan.

Derita Dalam Perburuhan
Problema delimatik terkini yang melilit TKI illegal Malaysia adalah ancaman hukum yang setiap saat mengintai dan memaksa mereka bertaruh nasib di antara “hidup dan mati”. Dalam konteks ini sejumlah kalangan memprediksi bakal terjadi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) luar biasa yang berpeluang terjadi pada kasus penangkapan TKI illegal sepanjang Oprasi Tegas berlangsung.
Di titik inilah seharusnya kinerja Pemeritah Indonesia dalam melindungi warga negaranya.

Pulang Tak Berdaya Dan Tanpa Nyawa
TKI harus pulang dengan hampa dan tak berdaya bahkan tanpa nyawa. Fenomena ini menjadi tontonan masyarakat Indonesia. Kepergian yang di awali dengan ketidak berdayaan ternyata harus diakhiri dengan proses kepulangan yang juga penuh ketidak berdayaan.
Jalan panjang terjal yang sulit, menyakitkan, menyedihkan, dan melelahkan masih harus melewati dalam proses pulang menuju kampong halaman. Sebab di sepanjang ajalan itu segala kemungkinan terburuk yang menyempurnakan penderitaan TKI amat mungkin terjadi.
Entah siapa lagi yang akan jadi korban berikutnya..? atas kekejaman Malaysia. Apakah pemerintah akan diam sajakah..?[]


Krisna Media